November52008
american’ers
belakangan ini, gembar-gembor soal pemilihan presiden amerika terus gencar diberitakan media. bahkan Kompas membuat lembaran khusus yang memuat tentang profil senator Barack Obama dan Mc Cain. belum lagi jajak pendapat yang dilakukan untuk mengetahui prediksi siapa yang akan menang. sampai-sampai, ada jajak pendapat yang meminta pendapat masyarakat Indonesia untuk memilih senator mana yang mereka cintai. yang jadi pertanyaan yang pertama, ditengah jatuhnya bursa global, keadaan ekonomi yang memburuk, permasalahan ibukota yang belum terpecahkan, hingga ancaman teroris karena Amrozi akan dieksekusi. hal ini membuktikan, ternyata masyarakat Indonesia masih peduli untuk memperhatikan nasib orang lain ketimbang menyelesaikan masalah yang terdapat dalam tubuh Indonesia.
mungkin semua beranggapan bahwa jika Amerika, semua itu penting. mulai dari pemilihan presiden, gerak-gerik ekonomi hingga gosip artis-artisnya. semua negara berkiblat padanya. mau tak mau kita terpaksa menjadikan Amerika sebagai referensi perbandingan sampai sejauh mana kita bisa melakukan suatu hal. semua memiliki titik acuan kepada negara adidaya itu. coba tanya Agnes Monica, pasti jawabannya ia ingin “GO INTERNATIONAL” dan menembus “HOLLYWOOD”. coba tanya pakar ekonomi, kalau bukan Amerika, siapa lagi yang membuat harga minyak jadi timbul dan tenggelam kalau bukan dari para spekulan amerika. coba tanya mahasiswa, kalau ingin melanjutkan studi rata-rata menjawab ingin ke Amerika.
Amerika,amerika, Amerika. secara tidak langsung kita seolah dicekoki dengan segala hal yang berbau Amerika. mulai dari lifestyle hingga teknologi. kenapa harus Amerika yang jadi kiblat. seharusnya, orang mulai berpikir.. sudah saatnya kita berpikir lebih jauh.
bukan waktunya untuk kita hanya menjadi kloning-kloning buangan sisa percobaan, sekarang waktunya kita menjadi Pembuat virus dan menyebarkan limbahnya kepada negara lain.
*pszht*